Skip to content Skip to footer
Skip to main content
< All Topics
Print

Stop Gambar Ulang! Cara “Sakti” Mengubah Desain Kompleks di Designcenter NX Hanya dalam Hitungan Detik

Kita semua pernah berada di posisi Proyek sudah mendekati deadline, model 3D sudah rapi, dan tiba-tiba ada permintaan revisi untuk mengubah kontur permukaan (surface) menjadi lebih melengkung atau mengikuti tren estetika terbaru. Rasanya ingin menyerah saat membayangkan harus membongkar history tree yang sudah panjang atau melakukan re-modelling dari titik nol. Belum lagi risiko link antar fitur yang bisa putus dan menyebabkan error massal.

Namun, bagaimana kalau sebenarnya Designcenter NX terdapat sebuah “fitur ajaib” yang bisa melakukan transformasi geometri ekstrem tanpa menghancurkan pekerjaan yang sudah Anda bangun berjam-jam? banyak engineer senior sekalipun sering melewatkan fitur ini, Global Shaping.

Siap, ini versi bersih tanpa format berlebih, tinggal copy-paste untuk dokumen atau presentasi Anda:

1. To Point, mendeformasi area permukaan secara terpusat menuju satu titik koordinat tertentu.

  • Case 1: Membuat tonjolan pada casing remote control sebagai dudukan sensor IR.
  • Case 2: Memberikan efek estetika mengerucut pada ujung botol kosmetik premium.
  • Case 3: Penyesuaian titik puncak pada desain helm untuk meningkatkan aspek aerodinamis.

2. To Curves, Menarik permukaan agar mengikuti profil satu atau beberapa kurva target yang ditentukan.

  • Case 1: Menyesuaikan kontur door handle agar selaras dengan garis desain bodi mobil terbaru.
  • Case 2: Modifikasi bentuk frame kacamata agar mengikuti kurva lensa yang baru.
  • Case 3: Mendesain gagang perkakas tangan agar pas dengan kurva ergonomis genggaman manusia.

3. Open Region, Meregangkan atau memperluas area terbuka pada permukaan tanpa memutus kontinuitas face.

  • Case 1: Pelebaran area lubang speaker pada desain housing elektronik agar suara lebih optimal.
  • Case 2: Modifikasi bukaan pada dashboard mobil untuk mengakomodasi panel layar yang lebih besar.
  • Case 3: Penyesuaian celah ventilasi pada desain kap mesin kendaraan guna sirkulasi udara.

4. Wall Deformation, Modifikasi terkontrol khusus pada bagian dinding atau permukaan vertikal model.

  • Case 1: Koreksi sudut draft pada dinding cetakan plastic injection yang sulit dikeluarkan.
  • Case 2: Penyesuaian ketebalan visual pada sisi samping produk consumer goods agar lebih ramping.
  • Case 3: Perubahan desain rusuk penguat (rib) pada komponen struktural mesin demi kekuatan mekanis.

5. Overbend, Melebihkan nilai tekukan melampaui target desain (Metode wajib untuk manufaktur).

  • Case 1: Kompensasi Springback pada proses stamping pelat baja bodi kendaraan.
  • Case 2: Modifikasi sudut tekukan pada desain engsel sheet metal agar hasil akhirnya presisi 90°.
  • Case 3: Penyesuaian cetakan progresif untuk material dengan tingkat elastisitas tinggi.

6. Match to Sheet, Memaksa satu permukaan untuk meniru atau menempel pada profil permukaan referensi lainnya.

  • Case 1: Memastikan panel interior menempel sempurna pada struktur rangka bodi yang tidak beraturan.
  • Case 2: Menyesuaikan desain komponen medis agar mengikuti kontur anatomi tubuh pasien.
  • Case 3: Sinkronisasi desain pelindung bawah mobil dengan geometri chassis yang kompleks.

7. Stretch to Point, Peregangan geometri yang berpusat dan dikendalikan oleh satu titik target kontrol.

  • Case 1: Modifikasi lokal pada mouse komputer untuk menyediakan ruang tombol jempol ekstra.
  • Case 2: Penyesuaian desain earbuds agar lebih menonjol di area sensor sentuh demi kenyamanan.
  • Case 3: Koreksi desain prototipe sepatu pada area tumit untuk memberikan stabilitas lebih.

8. Stretch to Curve, Meregangkan geometri mengikuti alur kurva pemandu secara dinamis dan fleksibel.

  • Case 1: Membuat lekukan grip jari pada botol deterjen agar tetap ergonomis dan tidak licin.
  • Case 2: Desain alur kabel pada casing elektronik yang mengikuti tarikan garis desain estetik.
  • Case 3: Modifikasi desain bumper depan agar memiliki karakter garis yang lebih agresif.

9. Radius Reduction, Metode spesifik untuk mereduksi nilai radius pada lengkungan tanpa merusak geometri di sekitarnya.

  • Case 1: Reduksi radius pada area fillet cetakan untuk menghemat ruang dan penggunaan material.
  • Case 2: Optimasi radius pada komponen mekanik guna meminimalkan konsentrasi tegangan (stress).
  • Case 3: Penyesuaian radius pada sudut produk plastik untuk memenuhi standar keamanan pengguna.

10. By Surface, Memetakan (morphing) detail geometri dari permukaan referensi datar ke permukaan target melengkung.

  • Case 1: Menempelkan pola tapak ban yang rumit ke permukaan bodi ban yang melengkung ekstrem.
  • Case 2: Aplikasi tekstur kulit atau pola dekoratif pada panel dashboard interior mobil.
  • Case 3: Penempatan logo timbul (embossed) pada permukaan botol dengan kurvatur yang sulit.

11. By Curve, Deformasi geometri yang dikontrol sepenuhnya melalui transisi antar kurva utama.

  • Case 1: Mendesain puntiran (twist) pada bilah turbin atau kipas industri secara presisi.
  • Case 2: Modifikasi bentuk sayap pesawat model untuk meningkatkan gaya angkat (lift).
  • Case 3: Desain transisi halus pada botol parfum yang berubah dari bentuk kotak ke bulat.

Table of Contents