Help Center
Dari 2D ke 3D Tanpa Ribet: Panduan Memanfaatkan Fitur “Create 3D” di Solid Edge

Bagi banyak designer dan engineer, tumpukan data legacy berupa gambar 2D (seperti format DWG atau DXF) sering kali jadi dilema. Mau dipakai lagi untuk proses manufaktur modern atau simulasi, jelas butuh model 3D. Tapi kalau harus modeling ulang dari nol? Keburu tua di depan monitor!
Kabar baiknya, kalau kamu pakai Solid Edge, kamu gak perlu melakukan kerja dua kali. Solid Edge memiliki fitur bawaan yang sangat powerful untuk mengubah gambar 2D menjadi model 3D secara presisi dan cepat.
Di artikel ini, kita akan bedah caranya step-by-step dengan metode terbaik.
Pro-Tips Sebelum Mulai: Wajib Pakai Mode Synchronous!
Sebelum kita mengimpor file, sangat disarankan untuk mengaktifkan mode Synchronous sejak awal.
Kenapa harus Synchronous?
- Reusability Dimensi menjadi PMI: Dimensi 2D yang ada pada file cetak biru (DWG/DXF) kamu akan otomatis diubah menjadi PMI (Product and Manufacturing Information) di lingkungan 3D.
- Interaksi Geometri Langsung: Dengan PMI ini, kamu bisa langsung berinteraksi dan mengubah geometri 3D hanya dengan mengedit angka dimensinya secara langsung, tanpa perlu repot mengedit sketsa/sketch secara tradisional (Ordered Mode).
Cara Mengubah Default Mode ke Synchronous:
- Buka Solid Edge, lalu masuk ke menu File > Settings > Options.
- Pada jendela Options yang muncul, pilih tab Helpers.
- Cari bagian bertuliskan “Start Part and Sheet Metal documents using this environment”.
- Pilih opsi Synchronous, lalu klik OK.

Persiapan Mengikuti Tutorial
Untuk memudahkan kamu mengikuti tutorial ini, pastikan kamu sudah menyiapkan “senjatanya”:
1. Software CAD: Jika belum punya, silakan unduh versi gratis dari Siemens sesuai dengan kebutuhan kamu melalui tautan di bawah ini:
2. File Latihan: Silakan unduh file DWG yang saya gunakan dalam tutorial ini lewat tombol di bawah.
Step-by-Step: Mengubah 2D Menjadi 3D di Solid Edge
1. Impor File 2D (DWG/DXF)
- Buka Solid Edge, lalu pilih file DWG/DXF yang sudah kamu unduh tadi.
- Catatan Penting: Saat mengimpor file, Solid Edge tidak akan langsung membukanya secara otomatis di environment Draft. Kamu harus memilih terlebih dahulu environment Draft/Layout yang ingin digunakan agar gambar 2D kamu terbuka di lembar kerja yang tepat. Jangan lupa pastikan skala dan layer sudah sesuai.
2. Jalankan Perintah “Create 3D”
- Masuk ke tab Tools, lalu cari dan pilih perintah Create 3D.
- Jendela konfigurasi akan muncul. Karena kita sudah mengatur mode default ke Synchronous pada langkah awal, template 3D Part akan langsung siap digunakan dengan kekuatan Synchronous Technology.
3. Tentukan Pandangan (Fold Up Views)
- Pilih bagian sketsa yang bertindak sebagai Front View.
- Kemudian tentukan Top View, Right View, atau pandangan lainnya, lalu lakukan proses fold sehingga posisinya membentuk orientasi 3D yang benar.
4. Ekstrusi dan Manfaatkan PMI
- Setelah sketsa 2D terpetakan di ruang 3D, pilih region sketsa lalu lakukan Extrude hingga bertemu dengan batas dari pandangan lainnya.
- Dimensi 2D kini telah berubah menjadi PMI aktif, sehingga ukuran model dapat diedit langsung hanya dengan mengubah nilai dimensinya.

Tonton Tutorial Video Lengkapnya
Biar gak bingung melihat bagaimana cara kerja memilih environment, “melipat” pandangan 2D, dan memfungsikan dimensi PMI di mode Synchronous, kamu bisa tonton video demo praktisnya di bawah ini:
Kesimpulan & Diskusi
Fitur 2D to 3D dikombinasikan dengan Synchronous Technology di Solid Edge bukan cuma menghemat waktu modeling, tapi juga menjaga inteligensi data lewat dimensi PMI yang fleksibel.
Apakah kamu punya file 2D lama yang rumit dan ingin dicoba diubah ke 3D? Atau ada kendala saat mencoba utak-atik opsi Helpers tadi? Tulis pertanyaan atau opinimu di kolom komentar di bawah ya! Mari kita diskusi.
Author
Aditya Pratama
Pre-Sales Channel Solutions Consultant
Siemens Digital Industries Software
LinkedIn